NovelSTKIP PGRI Juga Rekomendasikan Novel Jiwa yang Termaafkan

STKIP PGRI Juga Rekomendasikan Novel Jiwa yang Termaafkan

Abstract dari Penelitian Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat

- Advertisement -

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kepribadian tokoh Diwa dan Bunga yang dipengaruhi oleh dinamika kepribadian dalam novel Jiwa Yang Termaafkan karya Teungkumalemi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh dalam novel Jiwa Yang Termaafkan karya Teungkumalemi berdasarkan dinamika kepribadian. Penelitian ini difokuskan pada kepribadian tokoh dilihat dari dinamika kepribadian kebutuhan diambil dari teori Henry Alexander Murray yaitu, (1) kerendahan diri, (2) prestasi, (3) persatuan gabungan, (4) penyerangan, (5) otonomi, (6) penguasaan, (7) pemeliharaan, (8) membuat orang iba.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis dilakukan dengan mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan psikologi sastra.

Data dalam penelitian ini adalah kutipan berupa teks yang berkaitan dengan dinamika kepribadian kebutuhan yang dialami oleh tokoh Diwa dan Bunga. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Jiwa Yang Termaafkan karya Teungkumalemi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa alat dan bahan yang membantu peneliti melakukan penelitian.

Hasil penelitian ini menunjukkan kepribadian tokoh dalam novel Jiwa Yang Termaafkan karya Teungkumalemi berdasarkan dinamika kepribadian yang diambil dari teori Murray.

Tokoh Diwa memiliki kepribadian unik, karena walaupun dia memiliki kerendahan diri menganggap dirinya kurang berharga dan tidak percaya atas semua kemampuan dimilikinya disebabkan ketidaksempurnaan fisiknya sejak kecil dan juga menderita penyakit sindrom kematian.

Namun dia mempunyai prestasi untuk menyelesaikan masalahnya sendiri dan juga masalah Bunga yang berkaitan dengan para mafia konflik. Tokoh Bunga juga memiliki kepribadian unik, karena Bunga yang tidak memandang Diwa sebelah mata saja disebabkan fisik Diwa dan juga penyakit dideritanya.

Bahkan Bunga selalu membuat Diwa nyaman dan memberikan kasih sayangnya, serta membantu Diwa untuk menyembuhkan penyakit yang di derita Diwa.

About the author

Teungkumalemi (Mardani Malemi). Dulu seorang avonturir dan menulis Novel Jiwa yang Termaafkan. Pernah menjuarai beberapa lomba menulis dan jurnalism fellowship di tingkat nasional. Sekarang lagi belajar mengembangkan media daring atjeh.id sambil menyerumput kopi pahit.

Special Report

exclusive

Bacaan Lainnya

untuk kamu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Bisnis Lokal

promosi 100% gratis!

client-image
client-image
client-image
client-image
client-image
client-image
- Advertisement -